Frekuensi dan cara tracking ninmedia

 Cara Tracking NINMEDIA




Yang perlu disiapkan adalah Parabola Mini, Decoder dan LNB Ku-band. Kalian bisa membelinya di toko terdekat ataupun marketplace online. Untuk panduan mencari arah satelit, memakai aplikasi Satellite Director yang dapat didownload gratis dari Playstore. Siapkan juga informasi frekuensi ninmedia terbaru. Bahkan banyak orang yang membuktikan bahwa sinyal Ninmedia bisa ditangkap dengan dish modifikasi seperti kipas angin ataupun tutup panci.

Meskipun begitu, freqnesia menyarankan minimal 65 cm (lebih gede lebih bagus). Tujuannya agar kualitas sinyal lebih stabil ketika hujan. Seperti kita ketahui siaran satelit Ku-band sangat rentan dengan curah hujan tinggi.

Decoder yang digunakan harus support DVB S2 dan mendukung format video MPEG-4, jika masih MPEG-2 belum bisa. Perlu diingat total ada 50-60 channel yang dapat dinikmati dengan decoder MPEG-4 apa saja, namun untuk menikmati bonus channel premium wajib pakai decoder rekomendasi.

Mengatur Arah Parabola

Pertama rakit dish parabola, LNB Ku-band, kabel coaxial, receiver hingga terpasang ke televisi. Taruh parabola pada tempat yang tidak terhalang dahan pohon atau bangunan. Satelit Asiasat9 cukup dekat dengan Indonesia jadi tidak perlu tempat yang terlalu tinggi karena nanti posisi dish agak mendogak.

Selanjutnya kita cari arah satelit dengan bantuan aplikasi android untuk tracking. Dalam artikel ini menggunakan Satellite Director namun kalian boleh menggunakan alternatif lain.seperti Satfinder, Dish Pointer atau DVBFinder.

1. Download dan install Satellite Director di PlayStore lalu buka.

2. Nyalakan GPS dan berikan ijin untuk mengakses lokasi terkini. Hasilnya akan muncul data Latitude, Longitude hingga Altitude. Diamkan beberapa saat hingga Accuracy berwarna hijau.

3. Pindah ke Menu Satellites, search Asiasat9 122.2°E Pindah ke Menu Director, berputarlah sambil melihat handphone. Ikuti arah yang ditunjukkan tulisan “turn”


Pastikan bulatan biru tepat berada di lingkaran dalam panah. Saat arah sudah benar, handphone akan berbunyi tut tut makin cepat dan nyaring.

4. Putar parabola searah dengan arah yang ditunjukkan oleh aplikasi Satellite Director.

5. Lihat tulisan di pojok kiri bawah, terdapat data Skew, Elevation dan Azimuth.


Skew adalah arah kemana LNB harus diputar, negatif artinya berlawanan jarum jam dan sebaliknya.


Elevation adalah sudut mendongaknya dish parabola. Pastikan tiang sudah tegak lurus agar hasil akurat.


Azimuth adalah arah satelit Asiasat9  yang sudah dicari pada langkah sebelumnya

Mengatur Receiver

Untuk melakukan cara setting Ninmedia, pertama nyalakan TV dan Receiver, masuk ke Menu dan pilih Instalasi. Buatlah satelit baru dengan nama Ninmedia, Asiasat9 atau terserah bebas. Satelit satu ini berada di garis bujur 122.2°E, . Setting decoder sesuai dengan data di bawah ini.

LNB Freq: Universal 

DiSEqC: tidak ada (atau sesuaikan dengan antenamu)

22k: Auto

LNB Daya: Auto on

Pengaturan: Tidak ada

Pilih menu Transponder dan masukkan kedua nomor frekuensi Ninmedia yaitu 12665 V 45000 . Sesuaikan dengan datanya berturut-turut Frekuensi, Polaritas dan Symbol Rate. Ohya untuk decoder rekomendasi, biasanya sudah ada pengaturan default jadi tidak perlu repot setting manual.

Cara Menambah Channel Ninmedia

Langkah terakhir adalah scan namun sebaiknya kita pastikan dulu kualitas sinyal yang ditangkap sudah maksimal. Silahkan tuning manual dish parabola dengan mengesernya perlahan keatas bawah kiri dan kanan hingga mendapatkan Signal Quality (SQ) terbaik. Tujuannya agar sinyal tidak mudah menghilang saat hujan atau gangguan lainnya.

Masih dalam menu Instalasi, klik tombol biru di remote untuk memulai proses Pindai/Scan. Pengguna receiver non rekomendasi sebaiknya hanya scan yang Free To Air karena mustahil melihat channel Ninmedia yang terkunci. Sedangkan yang rekomendasi boleh langsung blind scan semua channel yang ada.

Tunggu scan hingga selesai, seharusnya sudah ada 50 hingga 60 channel TV fta dari Indonesia yang bisa disaksikan secara gratis. Untuk membuka channel premium yang terkunci harus pairing receiver rekomendasi dengan akun Kugo.

Kesimpulan

Hingga saat ini hanya ada dua transponder saja yang aktif dengan total 90an saluran televisi. Freqnesia akan sesegera mungkin mengupdate artikel ini apabila frekuensi Ninmedia dan daftar channel berubah.

Sangat disarankan menggunakan receiver rekomendasi, alasan pertama adalah kecocokan dengan semua siaran Ninmedia. Dijamin tidak ada yang namanya tayangan cekat cekot, suara telat yang tidak sinkron dengan gambar. Alasan kedua tentu channel premium dari paket Mantul yang katanya aktif hingga tiga tahun kedepan.

Masalah Ninmedia tidak ada sinyal sering terjadi karena gangguan satelit, maintenace channel, faktor hujan ataupun antena parabola yang berubah posisi. Kalau anda kesulitan tracking dan mengatasi gangguan, disarankan mengundang teknisi. Kebetulan Ninmedia punya banyak teknisi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.


Artikel Menarik :

LihatTutupKomentar