panduan mencari sinyal satelit yang tiba-tiba hilang

Cara Mudah Mengatasi signal yang tiba tiba hilang pada parabola tv satelit

Bagi teman-teman semuanya sering kali kita menghadapi sinyal hilang tiba tiba..hal itu sangatlah mengganggu saat kita ingin menyaksikan siaran faforit kita . Namun sekarang anda tidak usah khawatir karena pada artikel kali ini kami kami akan membagikan trik atau tips Cara mengatasi signal yang tiba-tiba hilang ..


Cara mudah memperbaiki sinyal yang tiba tiba hilang pada perangkat parabola tv satelit.  Pernahkah tv anda mengalami blank / no signal ketika anda menonton tv memakai parabola tv satelit ? tulisan No signal tersebut mengindikasikan bahwa tidak ada signal yang di terima oleh receiver parabola tv satelit anda yang bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti, lnb mati, kabel putus, connector kendor, berkarat dan lain sebagainya. 

Bagi yang terbiasa dengan satelit tv parabola ataupun teknisi, tentunya hal ini sudah biasa di hadapi sehari hari dan sudah mengetahui langkah langkah apa saja yang harus dilakukan untuk mengatasinya.

Namun bagi rekan rekan pemula maupun yang belum pernah perbaiki sendiri, mungkin agak sedikit bingung, apa saja yang harus di check. di artikel ini akan kita bahas mengenai cara mudah mengatasi gangguan no signal pada parabola tv satelit.
 
Secara garis besar, parabola tv satelit dibedakan atas dua jenis frekuensi yang di gunakan, yaitu Frekuensi C Band yang biasanya menggunakan parabola jaring / mesh dengan diameter 6 Feet / 1,8 M ( ada juga parabola solid, walaupun termasuk jarang di temui ) dengan satu sampai 4 lnb, dan Frekuensi Ku Band yang menggunakan parabola solid mini 60 - 80 Cm biasanya di gunakan oleh Tv berbayar ( BIG tv, Orange TV, Aora, Transvision, Kompas Tv, ) maupun FTA ( ninmedia dan tv desa).


Seperti kita ketahui, frekuensi C Band akan rentan gangguan terhadap interferensi, jaringan komunikasi, jaringan internet ; sedangkan frekuensi Ku Band lemah terhadap gangguan cuaca buruk seperti Hujan deras serta mendung gelap. 

Mari kita bahas satu persatu langkah langkahnya :
1.cek indikator sinyal di layar televisi anda .
Anda dapat mengecheck indikator signal di tv melalui tombol  remote "INFO" . Kemudian akan tampil dua bar / garis yang menunjukkan SIGNAL dan QUALITY. Jika keduanya menunjukkan angka 0 ( nol ), dan atau hanya salah satunya saja maka dapat dipastikan signal dari satelit tidak sampai ke receiver parabola tv satelit anda, bukan hanya di channel tersebut saja.

2.cek receiver dan sering parameter .
Check juga receiver anda, apakah lampu indikator menyala ?. Silahkan coba di restart ( cabut colokan listrik, diamkan 5 menit, nyalakan lagi ). Periksa juga parameter satelit di receiver anda, silahkan masuk ke MENU >> INSTALASI >> SATELIT untuk memeriksa setingan LNB ( 9750 -10600 untuk Ku Band serta 5150 untuk C Band dan S Band ), setingan transponder sesuai masing masing satelit, setingan diseq 1.0 dan diseq 1.1 setingan motor serta actuator, apakah semua sudah sesuai seperti pada saat setting sebelumnya.

3. Cek sambungan connector kabel coaxial
Check juga receiver anda, apakah lampu indikator menyala ?. Silahkan coba di restart ( cabut colokan listrik, diamkan 5 menit, nyalakan lagi ). Periksa juga parameter satelit di receiver anda, silahkan masuk ke MENU >> INSTALASI >> SATELIT untuk memeriksa setingan LNB ( 9750 -10600 untuk Ku Band serta 5150 untuk C Band dan S Band ), setingan transponder sesuai masing masing satelit, setingan diseq 1.0 dan diseq 1.1 setingan motor serta actuator, apakah semua sudah sesuai seperti pada saat setting sebelumnya.

4. Cek fokus parabolanya
Untuk parabola C Band, sebelum anda check konector di lnb maupun diseq ( sebelum menurunkan parabola ) perhatikan dulu fokus antena, apakah fokusnya bergeser, ada baut yang kendor, antena tertimpa sesuatu, jaringnya robek, penyok ataupun fokusnya tertutup sesuatu. 

Demikian juga berlaku untuk parabola mini Ku Band, apakah parabola tersebut mengalami sesuatu seperti diatas atau tidak. Bisa juga di lihat di bekas baut mounting di belakang antena. 

5.cek LNB nya
Untuk parabola C Band, sebelum anda check konector di lnb maupun diseq ( sebelum menurunkan parabola ) perhatikan dulu fokus antena, apakah fokusnya bergeser, ada baut yang kendor, antena tertimpa sesuatu, jaringnya robek, penyok ataupun fokusnya tertutup sesuatu. 

Demikian juga berlaku untuk parabola mini Ku Band, apakah parabola tersebut mengalami sesuatu seperti diatas atau tidak. Bisa juga di lihat di bekas baut mounting di belakang antena. 


.selamat mencoba ya sahabat sahabat semuanya.

Artikel Menarik :

LihatTutupKomentar