CARA MENGETAHUI RECEIVER YANG MPEG2 ATAU MPEG4

CARA MENGETAHUI RECEIVER YANG MPEG2 ATAU MPEG4 

Halo sobat pemirsa pengguna parabola digital seperti yang kita ketahui bahwa siaran emtek grup menghilang dari penyiaran nasional pada tanggal 15 Januari 2021.
sebenarnya bukan menghilang melainkan memperbarui tampilan nya saja sehingga harus mengganti Transponder baru namun untuk menampilkan siaran ini meskipun sudah memasukkan Transponder baru tersebut terkadang juga tidak pasti bisa karena tampilan baru ini tidak seperti yang biasanya dengan kata lain tidak. Bisa memakai receiver lama dan harus memakai receiver yang mpeg4 dan yang Transponder lama yaitu 4005 H 09000 sudah tidak bisa di akses dan harus memakai Transponder 4124 H 12250 dan memakai Receiver yang sudah mpeg4 
Selanjutnya saya akan bagikan daftar receiver yang mpeg4 selain receiver yang recommended artinya receiver yang bukan recommended atau tidak bisa mengakses siaran mnc grup namun bisa untuk mengakses EMTEK GRUP 
Berikut ini cara membedakan receiver yang sudah mpeg4 atau masih mpeg2

Cara mengetahui receiver mpeg4 atau bukan Januari 2021

Jika para pemirsa masih punya Bungkus atau box/kotak receiver, perhatikan dan cari tulisan MPEG2, MPEG4 dan HD. Jika sekiranya tidak terdapat tulisan tersebut pastikan amati tulisan DVB-S dan DVB-S2.
Jika ada tulisan DBV-S, maka receiver yang anda miliki masih berformat MPEG2 dan tidak bisa membuka channel berformat MPEG4 hingga yang berkualitas HD.
Jika ada tulisan DVB-S2, maka bisa dipastikan receiver anda sudah mensupport MPEG4 yang secara otomatis juga dapat membuka channel MPEG2.
 Tetapi agar lebih pasti apakah sudah mampu membuka channel berkualitas HD di lihat juga apakah dibox ada tertulis support HD.
Agar pasti dan lebih meyakinkan apakah telah mensupportnya, mungkin tips berikutnya perlu anda lakukan.
Apabila pemirsa sudah tidak memiliki box/kotak receivernya lagi, maka cara ini bisa memudahkan anda apakah receiver sudah support HD, MPEG4 atau masih MPEG2.
Kemudian untuk cara yang praktis adalah menscan beberapa transponder dibeberapa format video. Kemudian anda masukkan data transponder (frekuensi dan simbol rate) lalu lanjutkan scan transponder tersebut (dalam percobaan adalah transponder di satelit Telkom 4).


Artikel Menarik :

LihatTutupKomentar